Rincian Modal Usaha Laundry yang Wajib Anda Tahu

Tips Memulai Usaha Laundry Kiloan
Senin, 29 Maret 2021
Tips Memulai Usaha Laundry Rumahan
Rabu, 31 Maret 2021

Seringkali seseorang masih merasa ragu untuk memulai usaha laundry meski sebenarnya sudah punya niat dan modal. Mereka ragu karena belum bisa memastikan betul seperti apa rincian modal usaha laundry yang dibutuhkan.

Mereka tentu tidak mau tergesa-gesa untuk memulai usaha. Takutnya nanti akan ada risiko kegagalan yang datang tiba-tiba dan susah dikendalikan. Risiko seperti ini bisa terjadi dalam segala bentuk usaha. Namun, bisa diminimalkan dampaknya dengan persiapan matang di awal memulai usaha.

Salah satunya adalah persiapan modal dengan mem-breakdown kebutuhan menjadi beberapa daftar rinci yang meliputi hal-hal yang kita butuhkan. Di artikel sebelumnya sudah kami bahas mengenai modal awal usaha laundry, tapi di sana belum kami rincikan seberapa besar biaya yang kita butuhkan.

Oleh karena itu di artikel ini kami akan jabarkan rincian modal usaha laundry sebagai gambaran detail mengenai berapa besar anggaran yang kita butuhkan untuk memulai usaha laundry.

Biaya Sewa Tempat Usaha

Bisa dibilang sebenarnya biaya sewa tempat di sini akan menjadi pos alokasi anggaran paling besar dalam sebuah usaha laundry. Jika kita mendapatkan lokasi strategis. Misalnya berada di tengah kota, letak pinggir jalan, aktivitas masyarakat sekitar padat, dan lain sebagainya.

Anggaran yang kita butuhkan untuk biaya sewa tempat pun bervariasi. Bisa mulai dari Rp5.000.000 hingga puluhan juta. Tergantung lokasi dan luas lokasi yang kita sewa. 

Bahkan untuk beberapa tempat yang memiliki fasilitas khusus, kemungkinan akan ada tambahan biaya sewa. Hal-hal seperti inilah yang harus kita pertimbangkan sejak awal.

Biaya Pengadaan Peralatan

Ada beberapa jenis peralatan laundry yang harus kita siapkan sebelum memulai usaha. Mulai dari peralatan mesin cuci, hingga keranjang cucian. Untuk detail rincian anggaran yang kita butuhkan, bisa dilihat pada daftar di bawah ini:

Mesin cuci (1 unit): Rp4.000.000 – Rp6.000.000

Setrika Uap (1 unit): Rp250.000 – Rp1.000.000

Timbangan (1 unit): Rp250.000 – Rp500.000

Rak Tempat Pakaian (1 unit): Rp1.500.000 – Rp.3.000.000

Meja dan Kursi (1 set): Rp500.000 – Rp2.000.000

Hanger dan Penjemuran (1 set): Rp250.000 – Rp500.000

Biaya SDM dan Operasional

Untuk menjalankan operasional laundry, kita butuh orang yang bekerja di sana. Terkait jumlahnya berapa, ya tergantung kapasitas usaha dan beban kerja. Sedangkan untuk besaran gaji yang kita keluarkan, bisa disesuaikan dengan UMK masing-masing daerah. Ya, kalau di Jogja mungkin sekitar Rp2.100.000 an.

Sedangkan untuk biaya listrik Rp250.000 – Rp500.000.

Biaya air PAM (jika ada): Rp150.000 – Rp300.000.

Biaya Bahan Habis Pakai (BHP)

Anggaran untuk biaya pengadaan bahan habis pakai (BHP) unit usaha laundry antara lain:

Deterjen (estimasi pemakaian 1 bulan): Rp250.000

Pewangi Pakaian (estimasi pemakaian 1 bulan): Rp250.000

Plastik (estimasi pemakaian 1 bulan): Rp150.000

Biaya Iklan dan Promosi

Kita perlu siapkan anggaran iklan dan promosi untuk menarik pelanggan. Biaya iklan di sini termasuk pengadaan neon box, spanduk, leaflet, dan lain sebagainya. Secara rinci kebutuhan biaya iklan dan promosi adalah sebagai berikut:

Neon box atau papan nama: Rp1.500.00 – Rp3.000.000

Spanduk atau banner: Rp50.000 – Rp150.000

Leaflet: Rp250.000 – Rp500.000

Iklan media sosial: Rp500.000 – Rp1.000.000

Itulah rincian modal usaha modal laundry yang harus kita siapkan sebelum memulai usaha laundry. Rincian di atas bersifat estimasi, sehingga sangat mungkin bisa berubah seiring dengan kenaikan biaya barang dan biaya lainnya. [SNs]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *